"Apa yang akan aku tulis?" Itu sekelebat pikiran yang pertama kali muncul waktu tahu tema yang harus ditulis tentang perpustakaan. Tapi, sejenak kemudian mobil ingatan dalam otakku mulai melaju menyusuri jalanan syaraf dan menemukan satu rumah memori yang nampaknya 'klik' dengan satu kata tadi, perpustakaan.
-Loadingggggg-
Ya ya ya, aku punya, aku punya. :)
Duhh, sekarang malah bingung mau mulai dari yang mana dulu? :D *sokbanyakstok
Ehemmm... cek cek cek. Bismillah...
Kata 'perpustakaan' cukup mempunyai ruang memori yang besar dalam otakku, entah berapa giga aku belum pernah menghitungnya. Aku hanya memprediksi dari terlalu lamanya aku memilih 'file' mana saja yang akan aku ceritakan.
Ya udah si, kok jadi kebanyakan prolog. :D
Sejak menobatkan diri menjadi seorang kutu buku, perpustakaan sudah tidak menjadi hal yang asing di kelima inderaku. Sejak saat itu pula aku memutuskan untuk menjadikan perpustakaan sebagai tempat favorit kedua setelah kamarku. Andai tugas manusia di bumi hanya bersenang-bersenang maka membaca di perpustakaan seharian sambil ngemil keripik dan dimanjakan angin sepoi yang berhembus dari arah jendela yang terbuka akan menjadi pilihanku. Sampai kini umurku hampir menginjak kepala dua aku masih selalu ngidam untuk menghabiskan banyak waktu di perpustakaan, membaca banyak buku sepuasnya, membiarkan pikiranku asyik berimaji dengan rentetan tulisan yang aku baca.
Ingatan tentang perpustakaan di kepalaku punya rasa nano-nano, ada yang manis, asem, asin, garing, sampai yang pahit juga ada. Biar plong, diceritain yang pahit dulu ya.
Tuesday, October 15, 2013
Tuesday, October 01, 2013
'O' Saying : Character of Me
Welcome in My Absurd World \(^_^)/
Penasaran banget soal golongan darah. Baca beberapa artikel tentang karakter orang yang bisa diketahui dari golongan darah yang dimiliki sama orang yang bersangkutan. Jadi, bagaimana karakter diriku jika dilihat dari jenis darah yang mengalir di dalam tubuhku? Chekidottt !!
My blood type is O. So, let's see what O says about myself :)
Penasaran banget soal golongan darah. Baca beberapa artikel tentang karakter orang yang bisa diketahui dari golongan darah yang dimiliki sama orang yang bersangkutan. Jadi, bagaimana karakter diriku jika dilihat dari jenis darah yang mengalir di dalam tubuhku? Chekidottt !!
My blood type is O. So, let's see what O says about myself :)
- Figur mereka terlihat sebagai orang yang menerima dan melaksakan sesuatu dengan tenang. Mereka pandai menutupi sesuatu sehingga mereka kelihatan selalu riang, damai dan tidak punya masalah sama sekali. Tapi kalau tidak tahan, mereka pasti akan mencari tempat atau orang untuk curhat (tempat mengadu).
Sunday, September 29, 2013
Running to The End
Semester 3.
“Rasanya baru kemarin jadi mahasiswa
baru, sibuk acara ini-itu.” Mungkin itu yang akan terlontar dari mulutku saat
menyadari bahwa waktu telah mengantarku pada titik yang mulai menanjak ini.
Tapi, bahkan tanpa diingatkan pun
otak beserta isi pikirannya di dalam kepalaku ini sudah mengirimkan
sinyal-sinyal kesadaran lebih cepat. Karena aku tak menikmatinya, belum
menikmatinya lebih tepat. Semua yang sudah aku lalui menuju titik dimana aku
berada sekarang ini terasa terlalu lama berlalu, berganti waktu.
Thursday, September 26, 2013
Moment Tranquility : Senja
Jum'at Mubarak ^_^
Terasa sekali hari-hari berlalu terlalu lamban dalam pikiranku. Waktu berpindah momen dan momen-momen itu menguap menjadi memori yang entah mampu kita kenang lagi nanti atau tidak.
Masih hangat di ingatanku, saat kemarin aku baru menginjakkan kaki di tanah Semarang lagi setelah sekian lama aku berlibur di rumah tanpa mampu benar-benar menikmati liburan. Saat masih banyak pikiran beruwetan tak tentu arah, komplek dan sulit. Semua momen itu nantinya akan menguap, tak mungkin melewati momen yang persis sama seperti itu, bahkan sebuah fenomena de javu sekalipun. Mengantar pada satu kesimpulan akan waktu yang makin menjemput kefanaannya.
Kilasan-kilasan waktu dan laku yang aku lakukan di dalamnya kadang mengundang rasa sesal akan sesuatu yang harusnya dicapai dengan predikat terbaik atau bahkan hanya baik saja. Menyesal karena yang aku lakukan justru menyerah pada keadaan, bertekuk lutut pada putus asa. Menyesal karena semua yang aku lakukan ternyata 'out of order'.
Kekecewaan boleh saja disuarakan, tapi
Terasa sekali hari-hari berlalu terlalu lamban dalam pikiranku. Waktu berpindah momen dan momen-momen itu menguap menjadi memori yang entah mampu kita kenang lagi nanti atau tidak.
Masih hangat di ingatanku, saat kemarin aku baru menginjakkan kaki di tanah Semarang lagi setelah sekian lama aku berlibur di rumah tanpa mampu benar-benar menikmati liburan. Saat masih banyak pikiran beruwetan tak tentu arah, komplek dan sulit. Semua momen itu nantinya akan menguap, tak mungkin melewati momen yang persis sama seperti itu, bahkan sebuah fenomena de javu sekalipun. Mengantar pada satu kesimpulan akan waktu yang makin menjemput kefanaannya.
Kilasan-kilasan waktu dan laku yang aku lakukan di dalamnya kadang mengundang rasa sesal akan sesuatu yang harusnya dicapai dengan predikat terbaik atau bahkan hanya baik saja. Menyesal karena yang aku lakukan justru menyerah pada keadaan, bertekuk lutut pada putus asa. Menyesal karena semua yang aku lakukan ternyata 'out of order'.
Kekecewaan boleh saja disuarakan, tapi
Tuesday, August 06, 2013
Friend Beside Us
Bicara tentang bersyukur, setiap hal dalam
kehidupan kita memang harus disyukuri bahkan hal paling sepele sekalipun
semacam kentut. Iya kan? Coba bayangkan kalau kita nggak bisa kentut, kotoran dalam perut kita cuma dikonversi jadi
zat padat, betapa berat kerjanya ‘kacang kembar’ dalam tubuh kita. Nah, dengan
hal se-sepele kentut kita masih diberi peluang untuk menangkap nilai
kebersyukuran di dalamnya. Tapi, masalah zat berbentuk gas bernama kentut ini
tidak akan dibahas dan dikaji lebih mendalam disini. Ada hal lain yang tidak
sesepele kentut sih tapi jarang sekali disadari oleh kebanyakan orang termasuk
aku sebagai suatu nikmat. Mau tahu?
Thursday, July 11, 2013
Event Antologi Es Campur
Alhamdulillah, puasa hari kedua terlewati. Masih di tanah perantauan kota Atlas, Semarang.
Setelah menikmati hidangan buka puasa dengan segera meluncur ke dunia maya. Menilik kabar akun Facebook, dan ada sebuah pemberitahuan di salah satu grup yang aku ikuti. Dan disanalah kutemukan info lomba ini Antologi Es Campur.
Setelah menikmati hidangan buka puasa dengan segera meluncur ke dunia maya. Menilik kabar akun Facebook, dan ada sebuah pemberitahuan di salah satu grup yang aku ikuti. Dan disanalah kutemukan info lomba ini Antologi Es Campur.
Monday, July 08, 2013
Prompt#20 : Lelaki Pembawa Sesak
Cahaya terang masuk menerobos jendela. Tertangkap
mataku yang baru terbuka. Silau.
Wajah lembut perempuan yang terkulai di bantal
sebelah menyeret kesadaranku sepenuhnya.
Blizzz. Tiba-tiba pikiran gelisah tadi malam
masuk lagi ke dalam otakku. Udara di sekitarku rasanya berubah semua menjadi
karbon dioksida, tak ada oksigen yang bisa kuserap. Cahaya yang merengsek masuk
itu tak membantu, gelap kamar ini membuatku makin tak tenang. Dadaku seperti
samsak yang sedang dipukul, kenapa jadi sakit begini? Perasaan macam apa
ini?!
Ada sesuatu yang mendorong cairan di dalam
sekat-sekat mata ini keluar, aku tak tahan. Menangis.
Aku tahu, aku ingat tadi malam sebelum bisa
terlelap. Bunyi sesuatu yang pecah merenggut lamunanku.
Mereka berdua sedang berhadapan, si perempuan
dicengkeram lengannya oleh si lelaki. Perasaan sesak tiba-tiba masuk ke dadaku.
Subscribe to:
Posts (Atom)






















